Ayat alquran tentang amanah – Salah satu karakter orang-orang beriman yang dipuji oleh Allah serta dijanjikan keberuntungan di dunia dan di akhirat adalah bersifat amanah (Q.S Al-Mukminun: 8), yakni senantiasa menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya dan melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Amanah mencakup segala bentuk tanggung jawab yang harus ditunaikan oleh seseorang, baik yang berkaitan dengan urusan agama maupun dunia, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Seorang muslim yang menjaga amanah akan memberikan hak kepada yang berhak menerimanya. Mulai dari hak dirinya atas Allah berupa ibadah, hak terhadap sesama manusia dengan menampilkan akhlak yang baik, hingga hak atas dirinya sendiri dengan cara menjaga anggota tubuhnya dari kemaksiatan.

Sifat amanah adalah akhlak mulia dalam islam. Ia merupakan tanggung jawab besar yang disanggupi oleh manusia ketika langit, bumi, dan gunung bahkan enggan untuk memikulnya karena merasa berat (Q.S Al-Ahzab: 72). Rasulullah SAW menjadikan sifat amanah ini sebagai bagian dari tanda kesempurnaan iman seorang muslim, "Tidak sempurna iman seseorang yang tidak amanah.." (HR. Ahmad).

Sifat amanah menjadi sangat penting di zaman sekarang, di mana nilai-nilai kejujuran sudah mulai luntur, sementara dusta dan khianat menjadi kebiasaan yang begitu mudahnya dilakukan manusia. Sifat amanah menjadi kekuatan yang mampu menundukkan godaan hawa nafsu yang selalu mengajaknya untuk berbuat dusta dan khianat dalam mengemban tanggung jawab. Karena kehidupan orang yang berakhlak dengan sifat amanah tidak hanya berorientasi duniawi tapi juga ukhrawi, sehingga membuatnya selalu merasa takut dan berpikir akan pertanggungjawaban yang harus diberikan di hadapan Allah atas amanah yang dipikulnya selama hidup di dunia.

ayat alquran tentang amanah

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Amanah


Menjaga amanah merupakan akhlak mulia orang beriman yang membedakannya dengan orang munafik. Seorang muslim yang teguh imannya akan senantiasa berusaha menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya dalam kondisi apapun. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang amanah yang bisa menjadi tambahan wawasan mengenai bagaimana alquran berbicara soal amanah.

وَإِنْ كُنْتُمْ عَلَى سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا كَاتِبًا فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَ وَمَنْ يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُ آثِمٌ قَلْبُهُ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
Dan jika kamu berada dalam perjalanan sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang. Namun, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanahnya dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya. Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barangsiapa menyembunyikannya, sungguh hatinya berdosa. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan. – (Q.S Al-Baqarah: 283)

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan di antara Ahli Kitab itu ada yang jika engkau beri kepercayaan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Tetapi ada (pula) di antara mereka yang jika engkau beri kepercayaan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka mengatakan, “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang buta huruf.” Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui. – (Q.S Ali Imran: 75)

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu memutuskannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. – (Q.S An-Nisa: 58)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. – (Q.S Al-Anfal: 27)

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ * أُولَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ * الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan (sungguh beruntung) orang yang senantiasa memelihara amanah-amanah dan janjinya, (8) serta orang yang memelihara shalatnya. (9) Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (10) (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (11) – (Q.S Al-Mukminun: 8-11)

قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ
Dan salah seorang dari kedua (perempuan) itu berkata, “Wahai ayahku, jadikanlah dia sebagai pekerja (pada kita), sesungguhnya sebaik-baik orang yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.” – (Q.S Al-Qashas: 26)

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ * أُولَئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُكْرَمُونَ
Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya, (32) dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya, (33) dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (34) Mereka itu dimuliakan di dalam surga. (35) – (Q.S Al-Ma’arij: 32-35)

Itulah beberapa ayat alquran tentang amanah yang semoga bisa semakin memantapkan iman kita sebagai seorang muslim untuk menjadi pribadi yang senantiasa menjaga amanah.

Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Amanah


Ayat alquran tentang amanah – Salah satu karakter orang-orang beriman yang dipuji oleh Allah serta dijanjikan keberuntungan di dunia dan di akhirat adalah bersifat amanah (Q.S Al-Mukminun: 8), yakni senantiasa menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya dan melaksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya. Amanah mencakup segala bentuk tanggung jawab yang harus ditunaikan oleh seseorang, baik yang berkaitan dengan urusan agama maupun dunia, baik berupa perkataan maupun perbuatan. Seorang muslim yang menjaga amanah akan memberikan hak kepada yang berhak menerimanya. Mulai dari hak dirinya atas Allah berupa ibadah, hak terhadap sesama manusia dengan menampilkan akhlak yang baik, hingga hak atas dirinya sendiri dengan cara menjaga anggota tubuhnya dari kemaksiatan.

Sifat amanah adalah akhlak mulia dalam islam. Ia merupakan tanggung jawab besar yang disanggupi oleh manusia ketika langit, bumi, dan gunung bahkan enggan untuk memikulnya karena merasa berat (Q.S Al-Ahzab: 72). Rasulullah SAW menjadikan sifat amanah ini sebagai bagian dari tanda kesempurnaan iman seorang muslim, "Tidak sempurna iman seseorang yang tidak amanah.." (HR. Ahmad).

Sifat amanah menjadi sangat penting di zaman sekarang, di mana nilai-nilai kejujuran sudah mulai luntur, sementara dusta dan khianat menjadi kebiasaan yang begitu mudahnya dilakukan manusia. Sifat amanah menjadi kekuatan yang mampu menundukkan godaan hawa nafsu yang selalu mengajaknya untuk berbuat dusta dan khianat dalam mengemban tanggung jawab. Karena kehidupan orang yang berakhlak dengan sifat amanah tidak hanya berorientasi duniawi tapi juga ukhrawi, sehingga membuatnya selalu merasa takut dan berpikir akan pertanggungjawaban yang harus diberikan di hadapan Allah atas amanah yang dipikulnya selama hidup di dunia.

ayat alquran tentang amanah

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Amanah


Menjaga amanah merupakan akhlak mulia orang beriman yang membedakannya dengan orang munafik. Seorang muslim yang teguh imannya akan senantiasa berusaha menjaga amanah yang dipercayakan kepadanya dalam kondisi apapun. Berikut ini beberapa ayat alquran tentang amanah yang bisa menjadi tambahan wawasan mengenai bagaimana alquran berbicara soal amanah.

وَإِنْ كُنْتُمْ عَلَى سَفَرٍ وَلَمْ تَجِدُوا كَاتِبًا فَرِهَانٌ مَقْبُوضَةٌ فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ وَلَا تَكْتُمُوا الشَّهَادَةَ وَمَنْ يَكْتُمْهَا فَإِنَّهُ آثِمٌ قَلْبُهُ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ
Dan jika kamu berada dalam perjalanan sedang kamu tidak mendapatkan seorang penulis, maka hendaklah ada barang jaminan yang dipegang. Namun, jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanahnya dan hendaklah dia bertakwa kepada Allah, Tuhannya. Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barangsiapa menyembunyikannya, sungguh hatinya berdosa. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan. – (Q.S Al-Baqarah: 283)

وَمِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِقِنْطَارٍ يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ إِنْ تَأْمَنْهُ بِدِينَارٍ لَا يُؤَدِّهِ إِلَيْكَ إِلَّا مَا دُمْتَ عَلَيْهِ قَائِمًا ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوا لَيْسَ عَلَيْنَا فِي الْأُمِّيِّينَ سَبِيلٌ وَيَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ الْكَذِبَ وَهُمْ يَعْلَمُونَ
Dan di antara Ahli Kitab itu ada yang jika engkau beri kepercayaan kepadanya harta yang banyak, niscaya dia mengembalikannya kepadamu. Tetapi ada (pula) di antara mereka yang jika engkau beri kepercayaan kepadanya satu dinar, dia tidak mengembalikannya kepadamu, kecuali jika engkau selalu menagihnya. Yang demikian itu disebabkan mereka mengatakan, “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang buta huruf.” Mereka mengatakan hal yang dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui. – (Q.S Ali Imran: 75)

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Sesungguhnya Allah menyuruhmu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya. Dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaknya kamu memutuskannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik yang memberi pengajaran kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. – (Q.S An-Nisa: 58)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ
Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. – (Q.S Al-Anfal: 27)

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ * أُولَئِكَ هُمُ الْوَارِثُونَ * الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Dan (sungguh beruntung) orang yang senantiasa memelihara amanah-amanah dan janjinya, (8) serta orang yang memelihara shalatnya. (9) Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (10) (yakni) yang akan mewarisi (surga) Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (11) – (Q.S Al-Mukminun: 8-11)

قَالَتْ إِحْدَاهُمَا يَا أَبَتِ اسْتَأْجِرْهُ إِنَّ خَيْرَ مَنِ اسْتَأْجَرْتَ الْقَوِيُّ الْأَمِينُ
Dan salah seorang dari kedua (perempuan) itu berkata, “Wahai ayahku, jadikanlah dia sebagai pekerja (pada kita), sesungguhnya sebaik-baik orang yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya.” – (Q.S Al-Qashas: 26)

وَالَّذِينَ هُمْ لِأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ بِشَهَادَاتِهِمْ قَائِمُونَ * وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ * أُولَئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُكْرَمُونَ
Dan orang-orang yang memelihara amanah-amanah dan janjinya, (32) dan orang-orang yang berpegang teguh pada kesaksiannya, (33) dan orang-orang yang memelihara shalatnya. (34) Mereka itu dimuliakan di dalam surga. (35) – (Q.S Al-Ma’arij: 32-35)

Itulah beberapa ayat alquran tentang amanah yang semoga bisa semakin memantapkan iman kita sebagai seorang muslim untuk menjadi pribadi yang senantiasa menjaga amanah.